Lompat langsung ke ruang baca

Instrumen Asesmen Daulah Syafawi #1

Laman ini diperbarui pada tanggal 26 Mei 2026. Terdiri dari 1299 kata dengan estimasi waktu baca 7 menit.

Selesaikan studi kasus di bawah ini menggunakan nalar kesejarahanmu.

BAGIAN A: Sintesis Lintas Dimensi

Pilih kata kunci yang tepat untuk melengkapi alur logika sejarah di bawah ini. (Total 50 Poin)

Tarekat Syafawiyah yang didirikan oleh Syekh Safiuddin di Ardabil awalnya dirancang murni sebagai ruang spiritual bagi masyarakat Persia yang terjepit konflik. Kondisi ini persis dengan alasan Tariq mencari ketenangan. Namun, ketika kepemimpinan jatuh ke tangan Junayd dan Haidar, tarekat mengalami proses akibat tekanan politik. Karakter gerakan berubah total menjadi sebuah kekuatan setelah Haidar membentuk pasukan Qizilbash. Di musala, perubahan ini disimbolkan saat Raka datang membawa dalam bentuk spidol merah. Ini menunjukkan bahwa ketika kelompok terancam, niat suci sering dibajak oleh syahwat .

Sejarah mencatat korban bisa bermutasi menjadi pelaku. Ismail I akhirnya memimpin penaklukan Tabriz pada 1501. Namun, kekuasaan barunya menjadi alat dengan memaksakan ideologi secara . Pola ketaatan buta ini sama bahayanya dengan doktrin kelompok yang dipaksakan Raka. Tariq menahan tangan temannya karena sadar bahwa membalas kekerasan hanya akan melahirkan seorang baru. Jika generasi masa depan tidak mampu mempertahankan nalar , peradaban akan membusuk dari dalam.

BAGIAN B: Uji Nalar Bertingkat

Pilih sikap (Benar/Salah) lalu pilih alasan logis pendukungnya. (Total 50 Poin)

1. Tarekat Syafawiyah didirikan oleh Syekh Safiuddin dengan agenda tersembunyi untuk merebut kekuasaan dari sisa-sisa penguasa Mongol di Persia.

2. Tindakan Tariq mematikan layar ponsel adalah analogi sikap Syekh Safiuddin yang menolak terlibat perebutan kekuasaan.

3. Penutup kepala merah berlipat 12 (Qizilbash) gagasan Haidar semata-mata simbol fashion keagamaan tanpa makna politik.

4. Lemparan spidol merah dari Raka di musala melambangkan paksaan memihak, sejalan dengan cara pimpinan Syafawi menuntut kesetiaan.

5. Keberhasilan Ismail I pada 1501 membuktikan bahwa penindasan masa lalu selalu membentuk pemimpin yang bijaksana dan pemaaf.

6. Teman Tariq yang nyaris mengambil spidol membuktikan manusia sering kehilangan akal saat dihadapkan tekanan mayoritas.

7. Jika Tariq mengambil spidol dan memukul Raka, ia berhasil memutus rantai kebencian.

8. Pola radikalisasi Qizilbash sudah punah dan mustahil ditemukan di media sosial abad 21.

9. Daulah Syafawiyah resmi berdiri di kota Isfahan.

10. Pelajaran utama fase berdirinya Syafawiyah adalah ambisi kekuasaan selalu mampu merusak komunitas tersuci sekalipun.

Evaluasi Selesai!

Data kamu telah dikirim dengan aman.

0

–

Kerja bagus! Nalar kritis sejarahmu telah diuji.


Statistik pembaca: Laman ini sudah dibaca sebanyak ... kali.
Bagikan laman ini: WhatsApp Facebook